8 Penyebab Leher Sering Pegal

Penyebab Leher Sering Pegal

Socialgoodpodcast –¬†Anda mungkin pernah mengalami nyeri leher atau bahu yang menyebabkan nyeri, kaku, dan tegang. Ini jelas sangat membosankan. Pasalnya, kekakuan yang terjadi di bagian leher menghalangi Anda untuk menggerakkan kepala dengan bebas dan agak sulit untuk Anda perhatikan. Tidak jarang Anda harus memelintir seluruh tubuh untuk melihat sekeliling.

Jika sakit leher datang setiap saat dan tidak ditanggapi dengan serius, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius – Anda tahu itu!

Berbagai penyebab yang sering membuat leher Anda sakit.

1. Cedera

Jika Anda mengalami kecelakaan mobil, kecelakaan olahraga, atau terjatuh, leher Anda mungkin cedera. Secara tidak sengaja, akibat cedera, otot dan ligamen leher mengalami kerusakan sehingga terjadi kekakuan pada leher.

2. Osteoartritis

Osteoartritis atau pengapuran sendi adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh nyeri sendi akibat penuaan. Kondisi ini dapat menyebabkan kaku dan terbatasnya gerakan pada berbagai persendian, termasuk leher.

3. Radang sendi

Penyakit autoimun ini menyerang persendian, yang bisa merusak jaringan di leher. Kerusakan ini dapat menyebabkan nyeri dan kaku pada leher, biasanya pada leher bagian atas.

4. saraf terjepit

Saraf terjepit disebabkan oleh artritis, yang merupakan penyempitan kanal tulang belakang atau cakram hernia. Jika Anda mengalami saraf terjepit, itu akan membuat leher Anda kaku dan sakit, bahkan terkadang menyebar dari lengan ke kaki Anda.

5. Stres

Saat Anda stres, otot Anda menegang. Leher kaku sering kali merupakan tanda pertama bahwa Anda merasa stres.

6. Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah penyakit yang menyebabkan penderita nyeri hebat di seluruh tubuh. Kondisi ini berlangsung lama dan sering berulang dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Gejala utama penyakit ini adalah rasa sakit dan nyeri seperti ditusuk.

7. Kejang otot

Kejang otot terjadi ketika saraf mengirim pesan ke otot, menyebabkan otot berkontraksi. Saat Anda mengalami kejang pada otot leher Anda, inilah yang menyebabkan leher Anda menjadi kaku.

8. Meningitis

Meningitis adalah infeksi serius dan berpotensi fatal yang menyerang cairan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Demam, sakit kepala, kaku, dan nyeri di leher adalah gejala umum meningitis.

Bagaimana cara mengatasi sakit leher?

1. Latihan peregangan

Lakukan latihan peregangan sederhana, seperti menggerakkan kepala ke atas dan ke bawah atau dari sisi ke sisi dan telinga ke telinga. Lakukan ini secara perlahan saat Anda bangun, di antara pekerjaan untuk membuat Anda rileks, atau sebelum tidur.

2. Pijat

Anda dapat melakukan pijatan dengan pemijat profesional atau dengan pasangan Anda. Pijat lembut leher dengan minyak kelapa atau minyak zaitun.

3. Pilih bantal yang tepat

Untuk mengurangi rasa nyeri dan kaku pada leher, Anda perlu memilih bantal yang tepat. Gunakan bantal yang dirancang untuk leher Anda. Jika dokter Anda mengizinkannya, cobalah untuk tidak menggunakan bantal dan tidur telentang.

4. Terapi es atau panas

Gunakan es untuk meminimalkan rasa sakit saat Anda mengalami gejala sakit leher dan bengkak selama dua hingga tiga hari. Setelah gejalanya hilang, gunakan air hangat yang dibungkus dalam mangkuk untuk diletakkan di leher Anda atau gunakan saat mandi.

5. Konsultasikan dengan dokter

Jika Anda mengalami nyeri leher yang semakin parah atau tidak membaik dalam satu atau dua minggu, segera bicarakan dengan dokter Anda. Pasalnya, dokter akan segera memberi tahu Anda kapan Anda mungkin memerlukan perawatan yang lebih khusus untuk meredakan gejala yang Anda alami.

Jika kamu merasa terserang penyakit bisa menggunakan dr laser, karena harga dr laser cukup murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *