Jenis-Jenis Ikan Bawal

Jenis-jenis ikan bawal – Salah satu ikan yang paling banyak dibudidayakan atau diawetkan adalah bawal. Ikan bawal umumnya ditemukan di perairan tawar. Untuk nama internasional, ikan ini disebut Black Pomfret. Ikan populer ini pasti dikenal banyak orang.

Dan di negara Indonesia, bawal dapat ditemukan di berbagai tempat, seperti Laut Jawa, Selat Malaka, di sepanjang perairan Kalimantan, Sulawesi Selatan, Laut Arafuru, ke utara, yaitu Teluk Benggala. Kehadiran bawal juga sangat populer karena banyak orang suka mengkonsumsinya.

Jenis-Jenis Ikan Bawal Di Indonesia

Jenis ikan ini berasal dari air tawar yang ditemukan di Amerika Serikat, tetapi telah menyebar ke semua negara. Di negara Brazil, ikan ini sering ditemukan atau ditemukan di sungai Amazon, dan juga di sungai Orinoco, di Venezuela. Nama atau nama ikan ini ditemukan di wilayah Amerika dan Inggris berwarna merah gelap.

Tentu saja, ini karena karakteristiknya pada perut dengan warna yang agak kemerahan. Pomfret pertama kali ditemukan di perairan Indonesia pada tahun 1986 dan hanya dijual untuk digunakan sebagai ikan hias. Pertumbuhan ikan ini cukup cepat, sekitar 3 bulan berat ikan bisa 1 kg.

Selain itu, ikan ini juga merupakan jenis karnivora, pomfret umumnya saling memakan jika persediaan makanan di kolam atau tempat tinggal mereka meningkat. Produksi bali di Indonesia meningkat pesat, sehingga digunakan sebagai menu olahan untuk makanan karena dagingnya yang lembut.

1. Ikan Bawal Hitam

Jenis-jenis ikan bawal yang pertama adalah ikan bawal hitam atau Black Pomfret. Black pomfret jenis ini memiliki nama latin black pomfret yang banyak ditemukan di Indonesia. Umumnya terletak di Selat Malaka, Laut Jawa, serta di perairan Kalimantan, dll. Habitatnya ditemukan di mulut sungai atau di dasar perairan berlumpur, dengan kedalaman hingga 100 meter.

Bentuk tubuh ikan itu datar dengan tinggi, sehingga akan terlihat seperti belah ketupat. Warna tubuh ungu di bagian atas dan putih keperakan di bagian bawah. Makanannya sayur dan sering memakan udang, ikan kecil dan hewan lainnya. Ikan ini memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran karena termasuk dalam jenis ikan yang memiliki tekstur daging lebih halus.

2. Ikan Bawal Putih

Jenis ikan bawal ini juga disebut ikan bawal perak atau sebagai kue putih yang ditemukan di air payau dan juga di air tawar. Ikan ini hidup di air, dengan dasar berlumpur, biasanya pada kedalaman mulai dari 15 meter hingga 25 m. Bahkan hingga kedalaman 100 meter di perairan bermasalah. Ia hidup di pesisir, perairan payau atau bisa juga di air tawar.

Dalam warna tubuh ikan ini, ia sedikit abu-abu dengan sirip yang sedikit lebih gelap. Ukuran tubuh ikan ini bervariasi dari 15 hingga 20 cm, tetapi panjangnya bisa mencapai 29 cm. Berat maksimum 1,5-2 kg per ekor, ikan ini dapat ditangkap dengan jaring insang dasar.

3. Ikan Bawal Air Tawar

Jenis-jenis ikan bawal yang terakhir adalah ikan bawal air tawar. Bagian atas tubuh bagian atas berwarna abu agak gelap dengan latar belakang merah pada sirip atau dada ikan. Perbedaan lain datang dari kepala yang lebih kecil dengan bibir yang lebih tebal.

Ikan bawal air tawar mengandung banyak nutrisi, seperti omega 3, omega 6 AA, banyak orang yang memilih menu ikan ini dari program diet. Ikan ini juga cocok untuk menjadi menu sehat dalam pertumbuhan anak untuk kesehatan dan kecerdasan dalam otak anak. Ikan ini banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Laut Jawa.

Protein tinggi, akan lebih bagus jika bawal disajikan untuk anak-anak yang sedang tumbuh. Kandungan protein yang tinggi akan membantu anak-anak tumbuh dan mendidik otak.

Hanya sedikit orang yang tahu lebih banyak tentang informasi properti yang disediakan oleh Pomfret. Selain rasanya yang lezat dan daging yang lebih tebal, bawal memiliki segudang nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda. Manfaat mengonsumsi ikan bawal adalah:

  1. Menjadi sumber nutrisi dan gizi yang baik bagi tubuh
  2. Dapat mengurangi risiko stroke pada tubuh Anda
  3. Menjaga kesehatan otak Anda
  4. Mencegah berbagai macam penyakit menyerang kesehatan Anda
  5. Mencegah terjadinya penuaan dini

Itu dia artikel socialgoodpodcast seputar jenis-jenis ikan bawal serta manfaat mengonsumsi ikan bawal.

Makanan Kesukaan Kelinci

Makanan kesukaan kelinci – Siapa yang tidak suka melihat kelinci yang lucu? Kami pikir semua orang akan menyukai kelinci. Mungkin Anda pertama kali berpikir bahwa kelinci adalah hewan peliharaan yang biasanya dibesarkan oleh anak-anak. Tetapi sejak munculnya banyak kelinci hias, kenyamanan untuk merawat kelinci juga telah meluas hingga dewasa. Bahkan harga kelinci telah meningkat pesat, mencapai jutaan Rupiah.

Tentunya Anda menginginkan makanan sehat dan bergizi untuk kelinci kesayangan Anda. Anda tidak boleh lalai saat memberi makan kelinci. Tetapi ada banyak asumsi bahwa Anda bisa memberi makan kelinci, yang penting adalah makanan alami. Kenyataannya, anggapan seperti itu tidak buruk, tetapi akan lebih baik juga mengklasifikasikan makanan sehat dan bergizi untuk kelinci. Lihat penjelasannya di sini.

Makanan kelinci di habitat aslinya adalah rumput, pakan ternak atau biji-bijian. Namun, jika Anda ingin memelihara kelinci di rumah, Anda bisa memberinya makan dengan makanan lain seperti buah-buahan, sayuran, atau siomay kelinci.

Beberapa makanan kelinci berikut ini mengandung lebih banyak nutrisi daripada jenis makanan lainnya. Karena itu, Anda harus memberikan variasi untuk diet kelinci favorit Anda sehingga kebutuhan nutrisi terpenuhi.

Fakta unik kelinci

4 Makanan Kesukaan Kelinci

Selain mengetahui jenis makanan yang tepat, Anda juga harus mengetahui prosedur pemberian makanan yang tepat. Makan dan konsumsi yang tidak tepat dapat menyebabkan stres pada kelinci. Hal-hal berikut harus diingat ketika Anda ingin memberi makan kelinci.

1. Rumput-Rumputan

Sebenarnya, rumput adalah makanan kelinci yang paling mendasar. Dan rumput yang digunakan sebagai makanan untuk kelinci juga memiliki banyak jenis, rumput puzzle, rumput gajah atau rumput kering. Untuk rumput kering, Anda bisa mendapatkannya di toko hewan peliharaan. Rumput adalah salah satu makanan pokok untuk kelinci.

Selain rumput, makanan kesukaan kelinci yang lain adalah jerami. Jerami berasal dari jerami atau rumput kering. Hay berasal dari rumput alfa atau timothy. Sedangkan jerami berasal dari jerami atau rumput kering. Hay berasal dari rumput alfa atau timothy.

2. Selada

Makanan kelinci berikutnya adalah selada. Selada adalah jenis sayuran yang banyak dimakan mentah atau setengah matang. Selada sekarang bisa dimakan tidak hanya oleh manusia, tetapi juga oleh kelinci. Selada sekarang bisa dimakan tidak hanya oleh manusia, tetapi juga oleh kelinci.

3. Biji-Bijian

Biji-bijian yang baik untuk memberi makan kelinci ada banyak jenis, biji bunga matahari, biji jagung dan kacang-kacangan. Cara memberi makan kelinci pertama kali adalah melunakkannya. Jumlah maksimum biji-bijian yang diberikan kepada kelinci adalah 200 hingga 300 gram per hari.

4. Brokoli

Brokoli adalah salah satu makanan favorit kelinci. Di antara banyak makanan favorit untuk kelinci, sayuran ini dikatakan mahal.

Namun, yang perlu Anda ketahui adalah bahwa brokoli mengandung banyak vitamin dan senyawa yang baik untuk menjaga kesehatan kelinci. Beberapa contoh senyawa dalam brokoli termasuk glukoraphanin, vitamin A, kalium, vitamin E, magnesium, vitamin B6, vitamin C dan kandungan serat yang tinggi. Brokoli sangat dianjurkan untuk diberikan kepada kelinci.

Ini adalah 4 makanan sehat dan bergizi untuk kelinci peliharaan Anda. Tapi ingat, semuanya memiliki porsinya sendiri, jadi selalu coba untuk memukulnya tergantung porsinya.

Fakta Unik Kelinci

Fakta unik seputar kelinci – Kelinci merupakan binatang piaraan yang menarik dan lucu. Badannya mungil, bergigi dan bertelinga panjang, seeta memiliki sepasang mata yang indah membuat hewan piaraan satu ini semakin menarik dan menggemaskan. Di balik itu semua, ternyata ada banyak fakta unik yang dimiliki kelinci, berikut sudah kami rangkum dari situs Sudut Hewan.

1. Giginya yang Lucu

Gigi kelinci sangat unik karena bentuknya yang besar dan memanjang. Gigi tersebut tidak tanggal, tetapi terus saja tumbuh memanjang ke luar. Dengan begitu, giginya dapat menggigit tangan Anda hingga putus. Gigi seperti itu juga bisa mengunyah sebanyak 120 kali dalam semenit.

2. Berumur Panjang

Fakta unik kelinci selanjutnya yaitu mengenai umurnya. Ternyata, kelinci termasuk hewan piaraan yang berumur panjang karena dapat mencapai usia sampai 10 tahun.

Oleh karena itu, Anda harus merawatnya dengan baik agar bisa kelici bisa berumur panjang dan bisa dijadikan teman.

3. Bukan Hewan Pengerat

Banyak orang yang mengidentikan kelinci sebagai binatang pengerat seperti tikus. Hal ini mungkin karena bentuk giginya yang besar dan panjang. Kelinci termasuk ordo lagomorpha sehingga ada kemiripan dengan hewan pengerat contohnya tikus.

Jika Anda punya hewan piaraan seperti kelinci maka sediakan jerami di kandangnya. Sebab biasanya hewan peliharaan lucu ini akan memakan bulunya. Hal tersebut bisa memuat banyak gulungan bulu diperutnya. Dengan adanya jerami maka kelinci akan menjadikannya sebagai makanan selingan.

Jerami memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga bisa membantu pencernaannya dan mengeluarkannya bersama kotoran.

4. Peniru yang Ulung

Tahukah Anda bahwa kelinci adalah sebagai binatang peniru yang ulung? Hal ini karena kelinci dapat menirukan suara dan gerak-gerik dari kucing. Kemampuan tersebut membuatnya semakin menggemaskan untuk dijadikan binatang peliharaan. Selain itu, kemampuannya tersebut bisa menghibur Anda, bukan?

5. Hewan yang Subur

Fakta unik kelinci berikutnya yaitu sebagai binatang yang subur. Hewan ini termasuk binatang yang sering melahirkan. Hewan piaraan lucu ini bisa melahirkan sebanyak delapan kali setiap tahunnya.

Oleh karena itu, perkembangbiakan kelinci termasuk cepat dan bisa menghasilkan keturunan yang banyak.

6. Memiliki Pendengaran Tajam

Kedua telinga kelinci memiliki kemampuan mendengar yang sangat tajam. Dia dapat mengetahui apa yang terjadi di belakangnya tanpa harus memutar kepala atau badannya.

7. Anak Kelinci si Tukang Tidur

Induk kelinci akan menyembunyikan anak-anaknya di balik semak-semak. Hal ini bertujuan agar mereka tidak terlihat oleh bintang pemangsa. Selama induknya mencari makan maka mereka akan terus tidur.

Anak-anak kelinci tersebut akan terjaga ketika induknya membangunkannya untuk menyusuinya. Induk kelinci hanya menyusui mereka sekali sehari.

8. Bisa Terkena Osteoporosis

Selanjutnya, fakta unik kelinci yaitu dapat mengidap osteoporosis juga. Ternyata penyebab osteoporosis bukan hanya kekurangan asupan makanan yang mengandung kalsium. Namun kurang gerak juga dapat menyebabkan osteoporosis.

Selain manusia, kelinci juga bisa terserang penyakit yang satu ini. Untuk itu, kelinci perlu menggerakan badannya selama 4 jam setiap hari agar tidak osteoporosis.

9. Perkawinanya di Musim Dingin

Jam kawin kelinci biasanya pada saat udara dingin yaitu sekitar pukul 6 sampai 8 pagi atau sekitar pukul 6 sore sampai pukul 8 malam. Bunatang piaraan ini dapat dengan mudah menyesuaikan diri lingkungannya. Namun kondisi suhu di luar ini akan memengaruhi keberhasilan kawin kelinci.

Banyak orang yang menyukai kelinci karena hewan piaraan yang satu ini termasuk binatang yang lucu. Namun tidak banyak orang yang mengatahui fakta unik kelinci.

Cara Budidaya Anggrek Dengan Arang

Cara Budidaya Anggrek Dengan Arang – Hari ini Socialgoodpodcast akan membahas mengenai artikel seputar perkebunan, yaitu mengenai budidaya anggrek menggunakan arang.

Bunga anggrek merupakan bunga kebanggan bagi Indonesia dan menjadikan bunga ini sebagai Bunga Puspa Pesona. Bunga anggrek menjadi salah satu bunga hias yang keindahannya sudah tidak diragukan lagi. Di Indonesia tersebar bunga anggrek dengan berbagai jenis yang bentuk dan warnanya menarik.

Pesona bunga anggrek yang tidak pernah lekang oleh waktu membuat jenis bunga bangsa ini dibudidayakan. Bahkan beberapa jenis bunga anggrek yang termasuk langka seperti anggrek hitam dari Papua dapat dibudidayakan dan harganya cukup mahal. Untuk membudidayakan bunga anggrek membutuhkan keahlian agar dapat tumbuh dan berbunga dengan baik.

Cara Budidaya Anggrek Yang Baik Dan Benar

Salah satu yang harus diperhatikan ketika melakukan budidaya anggrek adalah media tanamnya. Yang sering dipakai sebagai media tanam untuk bunga anggrek adalah sekam dan arang. Arang hitam dapat menjadi salah satu media tanam untuk budidaya anggrek. Media arang sangat murah dan dapat digunakan untuk budidaya semua jenis anggrek.

Cara budidaya tanaman anggrek di dalam media arang tidak sulit dan sangat simpel. Medianya mudah diperoleh dan harganya juga relatif cukup murah. Media arang ini dibuat dari batang kayu yang dibakar hingga menghitam. Meskipun media tanam arang mudah dan simpel namun ada beberapa tips agar budidaya tanaman anggrek berhasil dan berbunga lebat.

1. Mempersiapkan Peralatan

Sebelum melakukan budidaya anggrek maka yang pertama harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatan. Peralatan yang dibutuhkan adalah pot, arang, batu bata pecahan, pupuk growmore kadar Nitrogen yang tinggi dan handsprayer. Agar budidaya tanaman anggrek dapat tumbuh dengan baik maka dipersiapkan pula rumah jaring. Rumah jaring ini untuk menghalangi sinar matahari yang terlalu berlebihan.

2. Mempersiapkan Bibit

Bibit anggrek yang akan dibudidayakan dipilih jenisnya. Jika ingin jenis anggrek yang banyak disukai yaitu anggrek bulan. Untuk memperoleh budidaya yang bagus maka sebaiknya memilih bibit unggulan yang disebut sebagai bibit kompot. Bibit kompot ini lebih mudah dibudidayakan dan aman saat dipindahkan media tanam.

3. Proses Penanaman

Proses ini terdiri dari pemindahan yang disebut sebagai proses aklimatisasi. Media tanam arang dan batu bata disterilkan dulu dengan cara direbus dan dikeringkan. Batu bata dimasukkan dulu ke dalam pot sekitar 1/3 bagian baru dimasukkan media arang. Bibit dipindahkan ke media tanam dan perhatikan agar akarnya tetap utuh. Tetapi sebelumnya direndam dalam cairan fungisida dan dikeringkan.

Masukkan tanaman bibit yang menjadi budidaya anggrek ke dalam pot berisi media tanam. Penanaman tanaman anggrek harus tegak sempurna agar pertumbuhannya bagus. Sebaiknya proses pemindahan ke media tanam ini dilakukan saat sore hari. Di saat inilah kemungkinan tanaman anggrek hidup lebih besar.

4. Penyiraman

Setelah proses pemindahan media tanam maka penyiraman yang pertama kali pada 5 hari kemudian. Penyiraman dilakukan pada pagi dan sore hari secara rutin menggunakan handsprayer secukupnya di bagian daun dan media tanamnya.

5. Pemupukan

Pupuk yang dipakai adalah berbentuk cair dengan kandungan nitrogen berkadar tinggi. Pupuk cair ini harus dilarutkan terlebih dahulu di dalam air dan disemprotkan menggunakan handsprayer.

6. Mengendalikan Penyakit dan Hama

Hama yang menyerang tanaman anggrek dapat membuat tanaman membusuk dan tidak dapat berbunga. Perhatikan pula saat musim penghujan yang akan menyebabkan daun dan akar anggrek cepat membusuk. Untuk mencegah adanya hama penyakit ini harus rajin memberikan bakterisida dan fungisida.

Cara budidaya anggrek di media tanam arang sangat simpel dan mudah. Yang paling penting diperhatikan dalam budidaya tanaman anggrek ini adalah kadar air dan hama. Jenis bunga anggrek dengan berbagai jenis di Indonesia harus dibudidayakan sebagai bunga pesona bangsa ciri khas bangsa.

Keunikan Yang Dimiliki Burung Lovebird

Socialgoodpodcast – Kekayaan akan flora ataupun fauna yang ada di Indonesia menjadi pematik dan memperkuat terhadap julukan yang disematkan kepada Indonesia sendiri yakni Indonesia Tanah surga. Ada banyak jenis fauna yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia dari jenis reptile, unggas dan sebagainya.

Namun kali ini akan dibahas tentang Unggas yang ada di Indonesia yakni Burung Lovebird. Siapa yang tidak kenal dengan burung jenis ini? Salah satu burung yang banyak di pelihara oleh pecinta burung di karenakan bulunya yang indah serta kicauan yang dihasilkan begitu merdu.

Pernahkah anda punya keinginan mempunyai burung yang berkicau namun tidak perlu diletakkan di dalam sangkar?. Memilih burung lovebird merupakan solusi yang cerdas. Tidak dapat di pungkiri bahwa peterna yang ada diindonesia akan melirik burung jenis ini, karena selain suara kicauannya merdu, burung tersebut juga terbilang gampang untuk di pelihara dan di jadikan burung hias yang selalu menghiasi teras rumah Anda.

Bukan hanya itu ada beberapa keunggulan dan keunikan tersendiri dari burung ini sehingga para pecinta burung akan tertarik untuk memilikinya.

Gampang Perawatannya

Perawatan yang mudah pasti akan lebih disenangi oleh pecinta burung,, jika Anda memilih burung jenis ini, Anda tidak perlu khawatir untuk waktu anda terganggu lantara memeliharanya. Burung ini sangat gampang untuk di rawat. Anda hanya perlu menyiapkan sangkar yang berbahan jeruji dan memberikannya pakan. Burung jenis ini cocok di beri pakan biji-bijian seperti biji milet (putih ataupun merah), biji bunga matahari ataupun biji jangung muda., bahkan burung ini juga bisa di beri pakan berupa sayur-sayuran seperti kangkung, gobes, wortel dll. Bagaimana gampang bukan untuk merawatnya?

Bervariasi

Di Indonesia banyak sekali jenis burung lovebird, ada lovebird topeng, abisinia, madagaskar, muka merah dan masih banyak jenis lovebird lainnya. Sekalipun jenis burung ini begitu beragam, postur tubuhnya relatif sama, yakni mungil dan lucu. Cocok untuk Anda memelihara burung tersebut tidak hanya satu jenis.

Napasnya yang Panjang

Kecil mungil tubuh dari jenis burung tersebut tidak menjadi tolak ukur dalam panjang nafas ketika bertengger. Karena b urung ini Jika Anda melatihnya begitu telaten. Anda akan mendapatkan lovebird dengan kicauan yang begitu panjang. Dari sinilah banyak pecinta burung untuk tertarik untuk memilikinya.

Ladang Bisnis

Berbisnis jual beli burung jenis ini juga banyak diminati oleh para pecinta burung. Harga dari burung ini juga terbilang tinggi. Burung lovebird yang masih ombyokan saja berkisar 150-200 ribu perekor sedangkan burung yang sudah dapat berkicau serta siap dilombakan memiliki harga sekitar 800- 1jt perekor, bahkan jika burung tersebut sudah dikenal memenangkan berbagai kompetisi dunia burung Anda akan mendapatkan dengan harga diatas 2jt. Luar biasa, bukan?

Burung Romantis

Sesuai dengan namanya, burung lovebird sering di juluki burung yang romantis karena ia mampu menjalin kedekatan dengan pasangannya. Jika kehidupannya di luar sangkar (alam liar) burung jenis ini akan mampu bertengger sepanjang hari dengan pasangannya.

Dengan sifat alamiah inilah burung tersebut juga dikenal dengan burung yang setia bahkan kepada pemiliknya. Kesetiaan alamiah inilah yang di manfaatkan oleh para peternak burung untuk dijadikan burung yang jinak dan penurut terhadap majikannya dan tidak perlu sangkar sebagai tempat tinggalnya.

Jika lovebird sudah di jinakkan Anda hanya perlu menyediakan ranting pohon untuk dia berdiam diri. Selain itu menjinakkan burung gtersebut tidak akan mempengaruhi kualitas kicauannya. Dalam perawatan untuk menjinakkan burung tersebut sangat gambang dan sederhana.

Anda hanya perlu untuk mengenalkan pada burung lovebird tentang cara memberi pakan sendiri (speet dalam bahasa jawa) sejak kecil. Dengan begitu sekitar 5 bulan kedepan burung tersebut akan jinak dan mulai belajar bertengger. Teruslah Anda latih sehingga burung tersebur bertengger dengan durasi waktu yang panjang.

Cara Memilih Kelinci Bibit Untuk Ternak

Socialgoodpodcast – Kelinci menjadi salah satu hewan yang dipelihara sebagai ternak. Kelinci diternakkan untuk dapat diambil dagingnya atau dipelihara sebagai kelinci hias. Hewan berbulu ini memiliki jenis yang bermacam-macam. Pada setiap jenisnya memiliki ciri khas yang berbeda pula. Kelinci yang diambil dagingnya dan kelinci hias tidak sama jenisnya.

Bulunya yang berwarna putih halus dan tingkahnya yang menggemaskan menjadikan hewan ini disukai untuk dipelihara sebagai kelinci hias. Jenis yang cocok sebagai kelinci hias yaitu Kelinci American Chinchilla, Kelinci Angora dan Kelinci Rex. Ketiga jenis kelinci tersebut mempunyai jenis bulu yang sangat bagus dan cenderung lebih lebat dan halus.

Sedangkan kelinci yang diambil dagingnya adalah jenis Belgian, New Zealand, Havana, Flemish Giant, Californian dan Himalayan. Kelinci dengan jenis tersebut rasa daging lezat. Daging kelinci mengandung nutrisi yang bagus dan memang rasanya cukup lezat. Sering dimasak sebagai sate kelinci atau rica-rica. Oleh karena itu memilih kelinci bibit penting agar memperoleh daging kelinci yang berkualitas.

Pemilihan bibit kelinci yang baik akan dapat mempengaruhi hasil ternaknya nanti. Peternak kelinci yang memiliki bibit berkualitas akan menghasilkan keturunan yang berkualitas pula. Mencari bibit kelinci yang baik dan berkualitas memang tidak mudah tetapi harus agar menguntungkan bagi peternak. Berikut yang harus diperhatikan saat memilih bibit kelinci berkualitas.

Cara Merawat Kelinci Yang Benar

Kesehatan Kelinci

Kelinci yang sehat merupakan syarat mutlak sebagai bibit agar memperoleh keturunan yang juga sehat. Kelinci yang sehat ditandai dari gerakannya yang aktif, lincah dan gesit. Untuk penampilan fisiknya dapat terlihat dari tubuhnya yang tegap, kaki tidak bengkok, fisik yang kokoh dan telinga tegak. Pada bulunya terlihat mengkilap, lebat dan tidak rontok. Jika dilihat pada bola matanya tampak bersinar.

Saat memilih kelinci bibit yang akan dipakai untuk ternak sebagai kelinci hias maupun diambil dagingnya maka syarat tersebut mutlak. Sebelum menentukan bibit kelinci harus memperhatikan kesehatan dari kelinci tersebut. Karena kelinci yang sehat tersebut akan dapat bereproduksi dengan baik sesuai dengan harapan.

Umur Kelinci

Kelinci yang akan dipakai sebagai bibit harus memiliki umur sekitar 35 hari atau 60 hari. Kelinci yang berumur kurang dari 35 hari biasanya masih membutuhkan menyusui dari induknya. Jika dipaksa untuk dipisahkan maka cenderung lebih rentan untuk mati. Sehingga lebih baik memilih bibit kelinci yang telah berumur lebih dari 35 hari.

Memilih kelinci bibit yang baik harus sesuai dengan umurnya. Jika memilih yang masih berumur terlalu muda rentan mati karena masih dipaksa terpisah dari induknya. Sedangkan jika terlalu tua maka sudah sulut untuk bereproduksi sehingga kurang cocok sebagai ternak. Kelinci yang dipakai sebagai bibit harus dipilih yang usia reproduksi.

Kemampuan Reproduksi Kelinci

Reproduksi yang baik dari kelinci menjadi keinginan bagi peternak kelinci. Ada jenis kelinci yang hanya memiliki 2 anak saja tetapi ada pula yang dapat memiliki anak hingga 10. Hasil reproduksi kelinci tersebut dipengaruhi dari jenis, keturunan, kondisi lingkungan dan kesehatan. Tetapi paling ideal untuk bibit adalah kelinci yang menghasilkan 8 anak.

Kelinci dengan anak yang terlalu banyak tidak akan dapat mengasuh anaknya secara maksimal karena harus menyusui dari induknya. Sedangkan jika kelinci yang anaknya sedikit dapat membuat peternak merugi.

Cek juga: Fakta unik kelinci

Memilih kelinci bibit yang dipakai sebagai ternak harus sesuai dengan syarat-syarat seperti di atas. Pemilihan jenis kelinci juga diperhatikan, apakah jenis kelinci hias atau kelinci pedaging.