Keunikan Kayu Trembesi

Meja trembesi

Socialgoodpodcast – Kayu trembesi merupakan kayu berkualitas yang berasal dari pohon trembesi. Pohon trembesi (Samanea saman) merupakan pohon yang mempunyai ciri besar dan tumbuh dengan cepat. Mahkota daunnya menyerupai payung dan lebar. Dikenal juga sebagai Pohon Hujan karena sering meneteskan air dari tajuknya.

Asal Usul dan Karakteristik Pohon Trembesi

Pohon trembesi pada mulanya berasal dari benua jauh yaitu wilayah Amerika Selatan, kemudian secara natural hidup dalam cuaca tropis. Di Amerika Selatan, pohon trembesi banyak dipergunakan sebagai pohon penyejuk di tempat-tempat seperti taman dan kebun. Di Indonesia sendiri, populasi pohon trembesi tersebar diberbagai wilayah, seperti Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara.

Daun yang menempel pada dahan dan batang pohon trembesi memiliki kepekaan yang sangat sensitif. Jika cuaca berubah gelap, maka dedaunan akan menutup secara bersamaan. Selain itu, pohon trembesi mampu menyerap air yang sangat banyak. Air hujan yang melintasi pohon trembesi tidak terhalangi oleh apapun, dedaunan akan menutup dan membiarkan air hujan melintas langsung menuju tanah dan kemudian diserap oleh pohon trembesi.

Karena kemampuan menyerap air yang banyak, pohon trembesi mampu menyerap 28,5 ton karbondioksida setiap tahunnya. Selain itu, pohon trembesi juga mampu menurunkan konsentrasi gas secara efektif. Tingginya yang bisa mencapai 15-25 meter dengan lingkar pohon berkisar 4,5 meter serta kanopi yang dapat mencapai diameter 30 meter, tentu membuat pohon trembesi mampu memberikan lebih banyak manfaat bagi lingkungan.

Keunikan Kayu Trembesi

Kayu yang dihasilkan dari pohon trembesi ini memiliki warna bagian tengah yang gelap seperti cokelat tua dengan sedikit garis hitam. Seakan mempermudah pengrajin kayu untuk melihat batas kayu trembesi, terdapat warna putih gading yang berada pada pinggiran kayu ini. Golongan kayu trembesi pun termasuk ke dalam golongan kayu berat karena beratnya setara denan kayu jati dan kayu akasian yang mencapai 0,6 kg per meter kubik. Meski keawetannya tidak setara dengan kayu jati, namun kayu trembesi dapat dijadikan alternatif pengganti kayu jati.

Pohonnya yang besar memudahkan proses pembuatan furnitur rumahan dengan tanpa menggabungkan dua papan kayu secara bersamaan. Ketebalannya yang pasti melebihi 5 cm bahkan mencapai 15 cm, ini pun menjadi keunikan dan kepraktisan dari kayu trembesi yang tidak dapat ditemukan pada kayu jati.

Namun, dari beberapa kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan oleh kayu trembesi ini, tentunya ada pula beberapa hal yang menjadi kekurangan dari kayu trembesi. Karena tingkat keawetannya yang berada di bawah standar kayu jati, mengartikan bahwa kayu trembesi ini rentan terhadap serangan rayap kayu, jamur, dan kutu bubuk.

Juga, kayu trembesi tidak mampu menopang benda yang terlalu berat. Penggunaan yang tepat untuk furnitur dari kayu trembesi ini ialah meja makan trembesi atau lemari trembesi. Selain itu kayu trembesi juga bisa dijadikan sebagai bahan untuk korek api. Kayu trembesi tidak akan bertahan lama jika digunakan pada furnitur yang merangkap atau sebagai bahan material bangunan.

Dari kerentanan terhadap serangan rayap kayu, jamur, dan kutu bubuk tersebut, tentunya ada cara yang bisa digunakan sebagai pencegah terjadinya hal tersebut. Dengan menerapkan perawatan yang tepat seperti memberikan obat anti rayap dan jamur sebelum kayu dibuat menjadi furnitur. Dan jika sudah menjadi furnitur, kayu trembesi ini harus rajin dibersihkan dari debu.

Harga kayu trembesi berkisar antara Rp 1.400.000 yang dimulai dengan panjang 40 cm. Kemudian bisa mencapai Rp 3.800.000 dengan panjang70 cm. Harga kayu trembesi ini bergantung pada ukuran yang diinginkan dan diameter kayu trembesi ini. Bagaimana? Tertarik membeli meja makan trembesi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *