6 Pertanyaan Yang Harus Diajukan Sebelum Memilih Jasa Kontraktor

6 Pertanyaan Yang Harus Diajukan Sebelum Memilih Jasa Kontraktor

Socialgoodpodcast – Adanya pekerjaan konstruksi yang rumit mengharuskan Anda, merenovasi atau membangun rumah, menyewa jasa kontraktor. Meskipun kontraktor terkenal karena mengelola proyek real estat skala besar seperti apartemen dan perkantoran, layanan profesional ini dapat diandalkan lebih dari sekadar layanan kontraktor karena mereka bersertifikat resmi.

Jadi, bagaimana Anda memilih pengusaha yang tepat?

Kontraktor yang Anda pilih tidak hanya menentukan biaya pembangunan rumah nanti, tetapi juga hasil akhir pekerjaan. Meskipun Anda telah menerima rekomendasi dari orang yang Anda percayai, namun belum tentu cara kerja, sistem pembayaran dan sistem pelaksanaan proyek sesuai dengan yang Anda rencanakan.

Jadi ada baiknya untuk mewawancarai calon wirausahawan dan menanyakan pertanyaan berikut agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

1. Jenis proyek yang dikelola

Padahal, jasa bangun rumah jogja sudah resmi diverifikasi, para pekerjanya juga diakui ahli mumpuni di bidangnya. Namun, Anda tetap perlu menyesuaikan profil proyek yang telah ditangani calon kontraktor dengan konsep rumah idaman Anda.

Jika sesuai, perhatikan kualitas pekerjaan kontraktor. Jangan ragu untuk meminta klien sebelumnya untuk memverifikasi krejasadibilitas dan kualitas hasil akhir.

2. Durasi setiap proyek

Selain menelusuri riwayat proyek kontraktor, pastikan mereka juga menyelesaikan proyek tepat waktu, tergantung masa kontrak kerja.

Kalaupun ada perpanjangan waktu, kenali diri Anda lebih jelas penyebabnya, entah itu hambatan di lapangan, kondisi cuaca atau kekurangan material. Masalah seperti ini bisa dimaklumi, namun hindari kontraktor yang kerap memperpanjang waktu pelaksanaan proyek karena efisiensi kerja yang kurang optimal.

3. Sistem perjanjian pelaksanaan proyek

Sebelum pelaksanaan proyek, perlu adanya kesepakatan antara penyedia jasa kontraktor dan penggunanya melalui kontrak kerja atau kontrak kerja. Hal-hal yang disepakati antara lain: ruang lingkup proyek, durasi proyek, harga, sistem pembayaran, dan konsekuensi pelanggaran perjanjian.

Pastikan Anda memiliki pemahaman yang baik tentang kontrak dengan kontraktor. Jika ada sebab yang dianggap membingungkan atau bahkan merugikan pengguna layanan, jangan ragu untuk bertanya dan meminta pembaruan. Dalam perjanjian ini, Anda harus mengetahui dengan jelas apa yang menjadi hak dan kewajiban kedua belah pihak.

4. Sistem pembayaran proyek

Ada dua jenis sistem pembayaran untuk jasa kontraktor, yaitu pembayaran angsuran atau cicilan dan sistem biaya dan tarif. Perbedaan antara kedua sistem pembayaran ini terletak pada identitas manajer proyek dan periode pembayaran.

Dalam sistem pembayaran angsuran terdapat empat tahapan pembayaran kepada pengusaha. Mulai dari uang muka (DP) senilai 20-30% dari total biaya, dari pembayaran tahap kedua saat proyek selesai 50%, hingga pembayaran akhir saat proyek selesai sepenuhnya. Selama ini, kontraktor memiliki kendali penuh atas pengelolaan keuangan proyek untuk sistem biaya dan tarif, Anda sebagai pengguna layanan hanya perlu membayar anggaran tetap setiap bulan.

5. Siapa yang bertanggung jawab atas proyek tersebut

Tim kontraktor biasanya akan melaporkan kemajuan proyek melalui penanggung jawab proyek. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk secara aktif berkomunikasi dengan orang yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Jika terdapat kendala dalam pelaksanaan proyek, penanggung jawab proyek akan langsung mengkomunikasikan kondisi yang muncul di lapangan. Solusi untuk masalah ini juga dapat dikonsultasikan langsung dengan manajer proyek.

6. Bentuk jaminan yang diberikan

Penyedia jasa kontraktor profesional biasanya mencantumkan jaminan dalam kontrak kerja. Garansi tersebut dapat digunakan bila ada kerusakan bangunan setelah kontraktor menyelesaikan proyek tersebut. Namun, setiap kontraktor menawarkan bentuk jaminan yang berbeda, dan ini berkaitan dengan perlindungan kerusakan yang akan ditangani kemudian.

Anda perlu berpikir keras sebelum memutuskan kontraktor mana yang tepat untuk membangun rumah impian Anda. Pasalnya, untuk menggunakan jasa mereka membutuhkan anggaran yang lebih besar dibandingkan kontraktor.

Selama pelaksanaan proyek, usahakan untuk selalu memantau pekerjaan kontraktor dan menjaga komunikasi yang baik agar proyek tetap berjalan dengan baik. Kami berharap ulasan itu bermanfaat untuk Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *